Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Desain Grafis

Kesalahan dalam desain  bisa  berdampak buruk terhadap hasil desain itu sendiri atau pun terhadap si desainer itu sendiri. jadi apa saja hal yang harus dihindari oleh seorang desainer grafis?      A.  Kesalahan Teknis Desain    Kesalahan teknis desain adalah kesalahan dalam proses pembuatan sebuah desain, yaitu :    1. Ejaan Kesalahan Ejaan ini adalah hal sepele yang bisa  kita temukan dalam sebuah media cetak seperti brosur, poster, dan banner. Meskipun sepele, hal itu bisa berdampak buruk dan sangat memalukan. terutama dapat membuat image seorang desainer tercoreng. Pastikan huruf per huruf diketik dengan benar, minta bantuan pihak lain untuk mengecek ejaan untuk menghindari kesalahan desain yang tidak perlu.    2. Angka Seperti halnya ejaan, penulisan angka yang salah bisa membuat seorang desainer tampak amatir dan kurang bisa diandalkan. Jadi pastikan angka tersebut sudah benar atau belum. Sangat mudah untuk salah dalam mengetik digit (angka), jadi mintalah orang lain memeriksa ulang semua detail agar kesalahan desain tidak terjadi   3. Gambar Jika menambahkan gambar ke dalam sebuah desain pastikan gambar tersebut mempunyai relevansi dengan apa yang ingin disampaikan dalam desain. Jangan menambahkan gambar yang tidak ada kaitannya sama sekali. Selain itu perhatikan kualitas gambar yaitu resolusi gambar tersebut.    4. Jarak Perhatikan area desain, perhatikan secara seksama ruang kosong yang ada pada desain seperti besarnya teks, margin kiri dan kanan, besarnya gambar sehingga dapat menutupi area desain. Pastinya akan sangat mengganggu hasil cetak terdapat banyak ruang kosong yang semestinya dapat dimanfaatkan.       5. Warna.    Yang paling banyak terjadi kesalahan adalah warna, terutama dalam perusahaan percetakan. Terkadang warna dari desain yang dibuat di dalam komputer tidak sama setelah dicetak, jadi pastikan diprint 1 lembar terlebih dahulu sebelum dicetak banyak.      6. Detail  Terkadang apa yang sudah di desain sudah cukup sempurna menurut kita akan tetapi selalu ada kesalahan yang luput dari perhatian. Jadi, lihatlah bagian desain secara keseluruhan, tetapi pastikan untuk memeriksa detail juga. Apa yang terlihat baik dari kejauhan mungkin tidak cukup sempurna pada pemeriksaan lebih dekat. Gunakan fungsi zoom program Anda untuk melihat detail halus seperti gambar, teks, tata letak, huruf kapital, tanda baca, dan sebagainya.    Juga, pastikan untuk memeriksa hal-hal seperti alamat web, alamat email, kode pos, nomor telepon dan informasi lainnya. .      B. Kesalahan Non Teknis Desain   Kesalahan non teknis desain adalah kesalahan di luar proses desain itu sendiri.    1. Melanggar hak Cipta Apabila membuat sebuah desain untuk sendiri atau permintaan dari  klien, seperti logo atau gambar lainnya perhatikan apakah desain tersebut memiliki kemiripan atau sama persis dengan desain milik orang lain atau sebuah perusahaan. Terlebih lagi jika logo atau gambar tersebut sudah mempunyai hak paten yang bisa membuat kita terbawa dan berurusan dengan hukum. jadi sekiranya beresiko kita bisa menolak permintaan tersebut.    2. Memberi Copy atau Salinan kepada klien lain. Apabila diminta membuat sebuah desain oleh salah satu klien. Pastikan desain tersebut nantinya hanya dimiliki oleh klien yang meminta, jangan diberikan kepada klien lain, bisa jadi klien yang meminta tersebut rival bisnis dengan klien tersebut. Itu bisa berdampak buruk terhadap kepercayaan mereka terhadap kita sebagai desainer.



Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Desain Grafis - Kesalahan dalam desain  bisa  berdampak buruk terhadap hasil desain itu sendiri atau pun terhadap si desainer itu sendiri. jadi apa saja hal yang harus dihindari oleh seorang desainer grafis?

Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Desain Grafis

A.  Kesalahan Teknis Desain

Kesalahan teknis desain adalah kesalahan dalam proses pembuatan sebuah desain, yaitu :

1. Ejaan

Kesalahan Ejaan ini adalah hal sepele yang bisa  kita temukan dalam sebuah media cetak seperti brosur, poster, dan banner. Meskipun sepele, hal itu bisa berdampak buruk dan sangat memalukan. terutama dapat membuat image seorang desainer tercoreng. Pastikan huruf per huruf diketik dengan benar, minta bantuan pihak lain untuk mengecek ejaan untuk menghindari kesalahan desain yang tidak perlu.

2. Angka

Seperti halnya ejaan, penulisan angka yang salah bisa membuat seorang desainer tampak amatir dan kurang bisa diandalkan. Jadi pastikan angka tersebut sudah benar atau belum. Sangat mudah untuk salah dalam mengetik digit (angka), jadi mintalah orang lain memeriksa ulang semua detail agar kesalahan desain tidak terjadi


3. Gambar

Jika menambahkan gambar ke dalam sebuah desain pastikan gambar tersebut mempunyai relevansi dengan apa yang ingin disampaikan dalam desain. Jangan menambahkan gambar yang tidak ada kaitannya sama sekali. Selain itu perhatikan kualitas gambar yaitu resolusi gambar tersebut.

4. Jarak

Perhatikan area desain, perhatikan secara seksama ruang kosong yang ada pada desain seperti besarnya teks, margin kiri dan kanan, besarnya gambar sehingga dapat menutupi area desain. Pastinya akan sangat mengganggu hasil cetak terdapat banyak ruang kosong yang semestinya dapat dimanfaatkan. 


5. Warna.

Yang paling banyak terjadi kesalahan adalah warna, terutama dalam perusahaan percetakan. Terkadang warna dari desain yang dibuat di dalam komputer tidak sama setelah dicetak, jadi pastikan diprint 1 lembar terlebih dahulu sebelum dicetak banyak.


6. Detail
Terkadang apa yang sudah di desain sudah cukup sempurna menurut kita akan tetapi selalu ada kesalahan yang luput dari perhatian. Jadi, lihatlah bagian desain secara keseluruhan, tetapi pastikan untuk memeriksa detail juga. Apa yang terlihat baik dari kejauhan mungkin tidak cukup sempurna pada pemeriksaan lebih dekat. Gunakan fungsi zoom program Anda untuk melihat detail halus seperti gambar, teks, tata letak, huruf kapital, tanda baca, dan sebagainya.

Juga, pastikan untuk memeriksa hal-hal seperti alamat web, alamat email, kode pos, nomor telepon dan informasi lainnya. .


B. Kesalahan Non Teknis Desain


Kesalahan non teknis desain adalah kesalahan di luar proses desain itu sendiri.

1. Melanggar Hak Cipta

Apabila membuat sebuah desain untuk sendiri atau permintaan dari  klien, seperti logo atau gambar lainnya perhatikan apakah desain tersebut memiliki kemiripan atau sama persis dengan desain milik orang lain atau sebuah perusahaan. Terlebih lagi jika logo atau gambar tersebut sudah mempunyai hak paten yang bisa membuat kita terbawa dan berurusan dengan hukum. jadi sekiranya beresiko kita bisa menolak permintaan tersebut.

2. Memberi Copy Atau Salinan Kepada Klien Lain.

Apabila diminta membuat sebuah desain oleh salah satu klien. Pastikan desain tersebut nantinya hanya dimiliki oleh klien yang meminta, jangan diberikan kepada klien lain, bisa jadi klien yang meminta tersebut rival bisnis dengan klien tersebut. Itu bisa berdampak buruk terhadap kepercayaan mereka terhadap kita sebagai desainer.